Daftar Isi

Bagikan Artikel Ini

3 Cara Membangun Rumah secara Bertahap & Berurutan

Pastikan Sobat Takara sudah memahami cara membangun rumah secara bertahap & berurutan, ya!

Daftar Isi

Sobat Takara sedang ingin membangun rumah tapi masih bingung urutannya karena takut jadi merepotkan dan dana yang dikeluarkan justru tidak efektif? 

Pastikan Sobat Takara sudah memahami cara membangun rumah secara bertahap & berurutan, ya!

Agar Sobat Takara bisa mewujudkan rumah impian tanpa masalah ataupun kendala yang berarti. 

Memangnya Kenapa Harus Tahu Cara Membangun Rumah Secara Bertahap & Berurutan?

cara membangun rumah secara bertahap

Seperti yang dikutip dari laman Archipro, over budget dalam membangun rumah impian salah satunya disebabkan oleh kurangnya persiapan awal sekaligus manajemen proyek.

Masih dari laman yang sama, katanya ada sekitar 48,7 persen pemilik rumah yang mengaku tidak tahu cara membangun rumah impian sendiri secara bertahap.

Akibatnya, timeline pembangunan rumah mereka jadi mundur dari ekspetasi waktu yang seharusnya, akhirnya mereka malah mengalami yang namanya “over budget”. 

Makannya itu, Anda perlu memahami cara membangun rumah impian itu sendiri secara bertahap dan berurutan. 

So, hasil bangun rumah Anda juga akan sesuai dengan desain rumah yang Anda dan keluarga inginkan. 

Anda juga tidak perlu khawatir lagi jika rumah yang dibangun ada kecacatan atau kerusakan.

Tanpa ada sedikitpun kecacatan atau kerusakan padanya.

Nah, “ketenangan hati” ini tentu dapat diperoleh dari jasa bangun rumah yang profesional dan berpengalaman seperti Takara.

Yaps! Takara memberikan KONSULTASI GRATIS bersama ahlinya di awal sebelum proses pembangunan dimulai.

Kami akan memastikan kalau Anda betul-betul mendapatkan rumah impian yang Anda inginkan.

So, Apa Saja yang Harus Dipertimbangkan Biar Bisa Membangun Rumah Secara Bertahap & Berurutan?

1. Buat Rencana Keuangan Dulu, deh

Nah buat step ini, pastikan kalau Anda sudah aware untuk besaran budget yang Anda miliki sebelum membangun rumah. Consider mulai dari biaya material, upah tukang, dan seterusnya.

2. Siapkan Dana Darurat, ya

Meskipun sudah punya uang berjuta-juta, tapi menyiapkan dana darurat tidak kalah pentingnya loh. Coba alokasikan sekitar 10 sampai 15 persen dari total anggaran Anda. Nah, biaya tak terduga yang mungkin saja dibutuhkan, salah satunya jika terjadi cuaca buruk ataupun kondisi tanah yang tak terduga.

3. Soal desain: Coba Buat Desain yang Fleksibel

Ini berarti, Anda perlu menyiapkan desain yang memungkinkan Anda untuk menambahkan bagian-bagian baru yang di masa depan yang mungkin akan diubah tanpa harus mengubah struktur utama rumah.

Nah, Anda bisa mempercayakan desain rumah impian Anda ke Takara.

Karena Takara akan tetap terbuka dan senang hati dengan usulan desain Anda, termasuk jika nantinya di tengah proses pembangunan ingin mengubah desain.

Tentu karena bagi Takara, kebutuhan Anda adalah prioritas utama!

4. Pikir Lagi Deh, Sebenarnya Apa Kebutuhan Anda? 

Dengan aware “apa yang sebenarnya Anda butuhkan” Anda bisa memastikan rumah Anda saat ini dan di masa mendatangkan, misalnya jumlah kamar, ruang tamu, hingga area penyimpanan yang Anda perlukan. 

Soal ini, Anda bisa langsung menggali apa yang sebenarnya Anda butuhkan bersama Takara. Takara bisa menjawab semua kebingungan Anda terkiat bangunan rumah yang tepat.

Apalagi takara memberikan KONSULTASI GRATIS bersama ahlinya di awal.

5. Pakai Material yang Tahan Lama

Biar awet Anda perlu memilih material yang tahan lama dan mudah dirawat biar bisa menghemat biaya jangka panjang. Misalnya, beton bertulang sebagai fondasi, batu bata untuk dinding yang karakternya tahan terhadap api, genteng metal buat atap yang tahan terhadap cuaca, hingga lantai granit buat lantai yang tahan terhadap goresan.

6. Pilih Kontraktor yang Tepat, okey?

Biar bisa membangun rumah secara bertahap dan berurutan, Anda perlu memilih jasa kontraktor bangunan yang berpengalaman sekaligus punya reputasi baik untuk klein-kleinnya. 

Next, jangan langsung percaya ke satu kontraktor saja Anda perlu membandingkan dengan kontraktor-kontraktor bangunan lainnya.

Memangnya Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Membangun Satu Rumah? 

Menurut laman New Home Source, rata-rata waktu yang dibutuhkan buat membangun satu rumah itu tergantung dengan beberapa hal, seperti tipe rumah dan wilayah.

Untuk tipe:

  • Rumah Khusus rata-rata membutuhkan waktu sekitar 8,9 bulan
  • Rumah Produksi rata-rata membutuhkan waktu sekitar 6,1 bulan

Data ini diambil berdasarkan Survei Konstruksi tahun 2022 dari Biro Sensus, rata-rata waktu penyelesaian rumah suatu keluarga adalah sekitar tujuh bulan.

Sementara untuk wilayah:

  • Wilayah Timur Laut rata-rata waktu yang dibutuhkan adalah 11,1 bulan
  • Barat Tengah rata-rata waktu yang dibutuhkan adalah  7,7 bulan
  • Selatan rata-rata waktu yang dibutuhkan adalah  6,1 bulan
  • Barat rata-rata waktu yang dibutuhkan adalah  7,1 bulan

Nah, kalau di Indonesia sendiri rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk membangun rumah hunian adalah sekitar 6 bulan untuk rumah standar.

Buat Anda yang ingin membangun rumah dengan timeline sesuai keinginan, Anda bisa mempercayai jasa konstruksi bangunan seperti Takara.

Karena Takara menggunakan prinsip Kurva S dalam menyelesaikan proyek pembangunan mereka.

Apa itu Kurva S? Jadi, Takara akan dengan senang hati menyesuaikan diri dengan timeline klien.

So, Anda tertarik memakai jasa konstruksi bangunan dari Takara?

Gimana Cara Membangun Rumah Secara Bertahap & Berurutan? 

Membangun rumah impian secara bertahap dan berurutan bukan lagi hal yang impossible!

Menurut laman HomeLight, ini langkah-langkah yang bisa ditempuh:

Makesure, Anda memperhatikan hingga akhir setiap prosesnya ya!

1. Membangun Bangunan Rumah

cara membangun rumah secara bertahap

Nah, di tahap ini Anda berfokus pada proses konstruksi bangunan rumah dari awal hingga akhir.

Mulai dari pembuatan footing rumah hingga pemasangan pintu luar sekaligus dinding-dindingnya.

1.1. Membangun Footing

Sebagai catatan, footing sendiri adalah bagian penyangga struktur di bawah fondasi untuk menyeimbangkan beban. 

Nah, tahap membangun rumah itu dimulai dari pembuatan footing ini. 

Walau dua-duanya bisa menjaga stabilitas, footing ini berbeda ya dengan fondasi. 

Proses pembuatan footing ada penggalian, pemasangan cetakan, dan pengisian beton. 

Untuk material footing sendiri terdiri dari beton atau batu bata. 

Dengan waktu pembuatannya membutuhkan waktu selama beberapa hari hingga minggu. 

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat footing biasanya membutuhkan dana sekitar Rp135 juta untuk fondasi lengkap.

1.2 Nah, Sekarang Membangun Fondasi

Fondasi ini dibutukan sebagai penahan beban struktural utama. 

Dengan fondasi rumah yang kokoh, Anda bisa meminimalisasi risiko kerusakan, penurunan, bahkan tenggelam. 

Proses pembuatannya memang mirip dengan footing, tapi tetap berbeda. 

Buat material terbaiknya sendiri yang bisa Sobat Takara gunakan adalah beton, karena bahan ini cukup kuat dan tahan cuaca. 

Buat waktu pembuatan yang dibutuhkan adalah sekitar 2-4 minggu dengan biaya Rp80 juta – Rp635 juta, tergantung ukuran rumah.

1.3. Membangun Rangka Rumah

Next proses yang dibutuhkan adalah pembangunan rangka rumah untuk menjamin struktur dan umur bangunan.

Tujuannya buat menahan beban, kekuatan alam, serta menghemat energi pendingin ruangan. 

Buat material yang bisa Anda gunakan, yaitu tu kayu, baja, atau beton dengan pemasangan yang akurat. 

Pembangunan ini berlangsung kurang lebih sekitar 2-4 minggu dengan biaya Rp110 juta – Rp285 juta untuk rumah 1.000 kaki persegi.

1.4. Melapisi Dinding Eksterior dan Memasang Jendela

cara membangun rumah secara bertahap

Berikutnya, Anda bisa melapisi dinding eksterior untuk memperkuat atau menghemat energi dengan material seperti plywood, OSB, atau papan foam.

Proses yang dibutuhkan, yaitu sekitar 1-3 minggu dengan biaya Rp7,8 juta – Rp19,8 juta. 

Selanjutnya, Anda bisa memasang jendela dan pintu eksterior dengan material, seperti kayu, vinyl, aluminium, baja, atau fiberglass.

Prosesnya cukup variatif mulai dari jam hingga beberapa hari dengan biaya pemasangan pintu Rp6,5 juta – Rp27 juta dan jendela Rp7,9 juta – Rp29 juta per jendela.

2. Melakukan Pemasangan Home System yang Penting

Proses ini berfokus ke pemasangan berbagai sistem penting yang harus ada dalam sebuah bangunan rumah. 

Mulai dari instalasi sistem penghangat, pendingin, dan ventilasi udara (HVAC), dilanjutkan dengan pengerjaan sistem perpipaan (plumbing), hingga pemberian tekstur atau penampilan akhir pada permukaan dinding rumah.

2.1. Pemasangan Sistem HVAC

Dengan memasang sistem HVAC, Anda bisa menjaga kualitas udara, mengatur kelembaban, dan suhu dalam rumah, serta meningkatkan nilai jual.

Proses ini termasuk survei lokasi, komunikasi dengan tukang, dan pemasangan komponen secara teliti. 

Nah, di step ini Anda perlu memperhatikan beberapa syarat pemasangan dan memilih ukuran sistem yang sesuai. 

Cara mengetahui berhasil atau tidaknya, biasanya jika rumah Anda memiliki suhu yang merata, tagihan listrik rendah, tidak berisik, dan aliran udara konsisten. 

Untuk waktu pemasangannya sendiri berlangsung sekitar 1-3 hari tergantung ukuran rumah dan tipe sistem yang dipasang. 

Biaya rata-rata pemasangan sistem ini sekitar Rp158 juta termasuk unit HVAC, komponen, dan upah tukang. 

2.2. Memasang Plumbing

Tujuannya agar persediaan air bersih dan pembuangan limbah di rumah Sobat Hijau tetap aman.

Prosesnya termasuk pemasangan pipa, perangkat plumbing, hingga septic tank. 

Sebelum memasang plumbing, Anda mesti memperhatikan lokasi pipa utama, kemiringan pipa, desain sesuai kebutuhan, serta penempatan shut-off valve dan deteksi kebocoran. 

Pastikan, kalau Anda sudah melakukan uji tekanan pipa dan pastikan tidak ada penyumbatan. 

Durasi pemasangannya selama beberapa hari hingga minggu tergantung layout rumah impian Anda.

Biaya yang dibutuhkan antara Rp24 juta hingga Rp277 juta, rata-rata Rp95 juta termasuk tenaga kerja.

2.3. Memasang Kabel Listrik

Ini part yang membutuhkan perhatian khusus. 

Sebab kabel listrik ini harus disembunyikan atau ditutup cat demi keamanan.

Prosesnya bisa Anda lakukan sendiri dengan memperhatikan panduan yang sudah disediakan.

Meski begitu, nggakada salahnya kalau Anda menggunakan bantuan profesional karena proses pemasangannya butuh keterampilan tinggi dan pastinya alasan keamanan.

Waktu pemasangannya berlangsung selama beberapa hari hingga minggu, tergantung ukuran rumah dan kesulitan instalasi. 

Umumnya mulai dari Rp30 juta hingga Rp45 juta dan sudah mencakup bahan, peralatan, dan sudah dengan tenaga kerja. 

Sementara waktu dan biaya akhir pemasangan kabel listrik ini bergantung pada ukuran rumah dan kompleksitas instalasi.

2.4. Giliran Memasang Atap

Proses pemasangannya dilakukan setelah semua sistem dan dinding eksterior terpasang. 

Dan meliputi pemilihan material yang cocok untuk menutupi permukaan atap dengan tangga yang sesuai.

Nah, di sini Anda juga bisa meminta bantuan orang lain.

Saat melakukan pemasangan, Anda bisa menyimpan alat dalam tas, memakai sepatu anti-slip, dan menghindari pemasangan saat cuaca buruk. 

Pemasangan atap butuh beberapa hari hingga minggu tergantung dengan ukuran rumah, jenis atap, kondisi cuaca, dan tenaga kerja. 

Biaya pemasangan atap berkisar antara Rp20 juta hingga Rp100 juta. Biaya ini sudah termasuk dengan material, tenaga kerja, dan juga biaya tambahan.

2.5. Memasang Isolasi

Pemasangan isolasi bertujuan untuk mengurangi perpindahan panas, menghemat energi, dan mengurangi tagihan listrik hingga 70%. 

Pemasangan isolasi dapat Sobat Hijau pada area loteng, plafon, lantai, dinding, dan juga fondasi. 

Pastikan Sobat Hijau memperhatikan pemilihan material, seperti fiberglass, cellulose, rockwool, atau cotton. 

Pastikan Anda tidak lupa untuk memperbaiki titik bocor sebelum pemasangan. 

Hindari juga penggunaan isolasi yang berlebihan agar ventilasi juga tidak terhalang ya.

Proses pemasangan isolasi ini biasanya tergantung dengan ukuran rumah dan area yang diisolasi. 

Biayanya berkisar antara Rp6.000 hingga Rp8.000 per square foot, termasuk biaya tenaga kerja.

2.6. Memasang Drywall

Biasanya drywall terbuat dari papan gypsum, tahan api dan kedap suara, memberikan kenyamanan ekstra pada rumah Anda.

Pemasangannya terbilang cukup mudah, membutuhkan pemasangan beberapa kali biar pas dengan rangka dinding. 

Pastikan jenis drywall-nya sesuai dan gunakan pula teknik pemasangan yang tepat dari bawah ke atas dengan sekrup. 

Waktu pemasangan berkisar beberapa minggu hingga bulan, semuanya tergantung dengan ukuran rumah, jumlah tenaga kerja, dan tingkat kesulitan. 

Biaya pemasangan drywall minimal Rp24 juta, biaya ini sudah termasuk tenaga kerja dan material, bisa lebih tergantung jenis drywall yang digunakan.

3. Berikan Sentuhan Berbeda pada Rumah Anda

cara membangun rumah secara bertahap

Jika semua sistem utama sudah terpasang, sekarang waktunya memberikan sentuhan desain pada rumah Anda.

Sentuhan yang berbeda ini akan memberikan karakter dan keindahan pada rumah, sekaligus membuatnya lebih nyaman dan menarik. 

Berikut  tiga langkah penting yang perluAnda lakukan: 

3.1. Cat Semua Dinding Rumah Anda

Prosesnya menjadi langkah penting untuk memberikan warna dan karakter unik yang berbeda pada rumah Anda.

Dalam hal ini, pastikan ya untuk memilih warna sesuai impian Anda, atau carilah inspirasi dari referensi lain. 

Proses pengecatan dinding rumah ini bisa dilakukan sendiri atau menggunakan bantuan jasa profesional. 

Waktu pengerjaannya pun tergantung ukuran rumah, kondisi dinding, dan detail pengecatan. 

Biaya pengecatan mencakup bahan, tenaga kerja, persiapan, dan finishing.

Jadi, bisa sampai puluhan juta rupiah.

3.2. Finishing Eksterior Rumah

Prosesnya menentukan tampilan luar rumah impian Anda dan efisien penggunaan energi.

Material yang biasanya digunakan, yaitu stuko, batu bata, vinyl, dan kayu, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. 

Waktu pengerjaannya berkisar antara beberapa minggu hingga bulan, semuanya tergantung dengan ukuran rumah, jenis finishing, dan kondisi cuaca. 

Biayanya berkisar dari beberapa juta hingga puluhan juta rupiah, tergantung material dan tenaga kerja.

3.3. Memasang Fixtures

Fixtures ini termasuk saklar lampu, keran, toilet, dan wastafel melengkapi sistem HVAC dan plumbing. 

Waktu dan biaya pemasangannya sangat bervariasi tergantung dengan jumlah dan jenis fixtures yang dibeli. 

Setiap item perlu dipasang dengan hati-hati untuk memastikan fungsi dan estetika yang optimal. 

Biaya total pemasangan juga tergantung pada pilihan fixtures dan kompleksitas instalasi.

So, apakah Anda sudah siap membangun rumah secara bertahap dan berurutan?

Takara sebagai jasa konstruksi rumah yang bisa memahami keinginan Anda yang ingin membanun rumah secara bertahap. 

Bersama Takara, Anda bisa mewujudkan rumah mewah perlu khawatir soal harga. 

Mari wujudkan rumah impian Anda dan langsung saja gunakan jasa bangun rumah kami, ya! 

Takara menawarkan kemudahan dalam membantu pembangunan rumah impian Anda.

Hubungi kami melalui WhatsApp & dapatkan kesempatan konsultasi online secara GRATIS.

Apakah artikel ini membantu?

Terima kasih!

Bagikan Artikel Ini

Penulis

  • Ega Krisnawati
    Chief People Officer and SEO Writer @ Selangkah Digital Agency

    Content Writer yang sudah berpengalaman selama 3 tahun untuk membuat artikel media maupun brand besar seperti EIGER. Memiliki visi misi kuat untuk membantu pemilik rumah seperti Anda untuk mewujudkan rumah maupun gedung impian. Mari Selangkah bersama mewujudkan setiap impian Anda!

    View all posts
  • Foto Habibah Auni
    : Reviewer
    SEO Specialist @ Selangkah Digital Agency

    SEO Specialist yang sudah berpengalaman 2 tahun mengoptimasi website bisnis agar muncul di hasil pencarian Google termasuk dalam hal ini industri kontraktor rumah. Memiliki visi-misi tinggi untuk membantu pemilik rumah seperti Anda untuk mewujudkan rumah impian. Mari wujudkan mimpi Anda yang indah itu!

    View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *