Saat memilih material bangunan untuk lantai dan dinding rumah Anda, Anda mungkin akan berhadapan dengan pertanyaan apakah sebaiknya Anda menggunakan keramik atau granit. Meskipun keduanya digunakan untuk melapisi permukaan lantai dan dinding, mereka memiliki perbedaan yang signifikan yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan.
Kelebihan dan Kekurangan Keramik
Keramik adalah bahan bangunan terbuat dari tanah liat, dan Anda dapat mengenalinya dengan warnanya yang beragam, baik dari segi bentuk, warna, dan corak. Untuk membedakan keramik dan granit, cukup periksa bagian bawahnya. Bagian bawah keramik berwarna merah seperti batu bata karena terbuat dari tanah liat. Kelebihan keramik termasuk beragamnya motif, mudah ditemukan, dan harganya yang terjangkau. Namun, kualitas keramik bervariasi, dengan grade 1 hingga 3. Semakin rendah nomor grade, semakin baik kualitasnya. Keramik KW 3 memiliki kualitas yang kurang baik dan mungkin tidak presisi.
Kelebihan dan Kekurangan Granit
Granit adalah batuan padat yang mengandung mineral, yang membuatnya lebih kuat daripada keramik. Warna granit lebih mengilap karena memiliki proses finishing di atasnya. Granit tahan terhadap goresan, bisa dipoles, memiliki nat yang lebih kecil, dan memberikan kesan alami. Namun, granit memiliki pori-pori yang lebih besar dan akan menyerap noda jika tidak segera dibersihkan. Pemasangan granit sering memerlukan bantuan profesional, dan harganya lebih mahal daripada keramik.
Dengan memahami kelebihan dan kekurangan keramik dan granit, Anda dapat membuat keputusan yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.